Jakarta, legacynews.id – Peristiwa bermartabat dan tampak kesan bahwa yang ada dalam ruangan pemilihan Ketua Umum Gereja Bethel Indonesia adalah para Hamba Tuhan atau para Gembala Sidang yang dewasa. Situasi tenang tanpa keributan dan sangat menyejukkan. Praktik saling menghormati dan menghargai serta etika terlihat dalam sidang Majelis Pertimbangan Lengkap (MPL) GBI hari ke 2 pleno ke 3 setelah pemilihan Majelis Pertimbangan (MP).
Perhelatan akbar empat tahunan Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) secara undangan baru resminya di mulai hari ini Rabu 23/8/23 di Sentul International Convention Center (SICC) Sentul Bogor Jawa Barat. Namun demikian rapat-rapat Majelis Pertimbangan sudah dimulai sejak dua hari yang lalu termasuk memberikan pembekalan para calon pendeta yang di gelar di Tangerang Banten.
Dalam pemilihan ketua umum ini ada lima kandidat calon Ketum, namun demikian setelah ditanyakan kesanggupannya dalam pleno ada tiga yang menyatakan mengundurkan diri antaranya Pdt Yosia Abdisaputra, Pdt Dr. F. Irwan Widjaja dan Pdt dr. Jossie Mesakh.
Kemudian ada dua nama yang dilanjutkan untuk dipilih menjadi ketua umum yakni Pdt Dr Rubin Adi Abraham yang notabene incumbent dan Pdt Dr Japarlin Marbun mantan ketua sinode periode sebelumnya.
Peserta sidang yang berhak memberikan suara dalam pemungutan suara dari 129 pemilih, Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham meraih 89 suara, Pdt. Dr. Japarlin Marbun 40 suara, 1 abstain.
Menarik dalam proses pemilihan yang baru pertama kalinya menggunakan tata cara baru di mana ketua umum tidak dipilih semua pendeta anggota GBI namun dengan sistem perwakilan.
Dalam sistem baru ini kedewasaan berorganiaasi MPL terlihat sangat nyata, saat penghitungan suara, ketika Pdt Rubin Adi meraih 65 suara sebenarnya sudah pasti menang , tetapi peserta sidang MPL tetap tenang da.n tidak terlihat eforia kemenangan. Peserta tetap tenang menanti penghitungan suara hingga selesai.
Setelah Pdt. Rubin Adi Abraham terpilih terlihat peserta sidang memberikan salam pada Pdt. Japarlin Marbun dan Pdt. Rubin Adi Abraham, kemudian Pdt. Japarlin Marbun menghampiri Pdt. Rubin Adi Abraham memberikan ucapan selamat.
Penerapan Tata Gereja baru dimana dalam memilih ketua umum BPP GBI pemilihannya diwakilkan oleh MPL ada yang memperkirakan akan kisruh, ternyata tidak terbukti.
Pejabat GBI semakin dewasa dalam berorganisasi , dan ini menjadi modal yang kuat untuk GBI menjadi Gereja yang terdepan dalam melayani umat dan bangsa.
Pendeta Dr. Rubin Adi Abraham yang juga ketua STT Kharisma dan gembala sidang GBI di Bandung ini ketika diberikan ucapan selamat menyambutnya dengan minta doa agar mampu menjalankan tugas pelayanan hingga empat tahun ke depan. Kiranya seluruh pimpinan dan Pejabat GBI, semakin sehati menuntaskan amanat agung Tuhan Yesus, menjadi berkat bagi umat dan bangsa, untuk kemuliaan Tuhan. (Yuno)


Leave a Reply