![]()
“Awasilah dirimu sendiri dan ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, …”
1 Timotius 4:16 (TB2)
Tidak terbayang akan seperti apa masa depan gereja, jika pengajaran yang bersifat doktrinal telah menghilang dari mimbar-mimbar gereja?.
Ketika gereja telah dikelola seperti suatu perusahaan, anggota jemaat dianggap sebagai konsumen, berkat seperti produk, maka khotbah-khotbah di gereja harus disesuaikan selera konsumen.
Supaya konsumen tetap setia, jangan ditegur, dosa jangan diungkit, tetapi khotbahkan hal-hal yang menyenangkan hati konsumen, hal-hal yang dikejar di dunia dan bersifat sementara.
Kondisi yang seperti ini, tidak akan membuat jemaat mengasihi Kristus dan salib, tidak siap jika keadaan yang kacau terjadi, tidak berakar, gampang menyangkal Kristus dan mudah dipengaruhi ajaran pendeta besar tetapi tidak alkitabiah.
Sukacita jemaat yang hidup dalam Kristus dan doktrin-Nya, adalah sukacita karena keselamatan.
Salam Injili.
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia



Leave a Reply