Markus 7:37 (TB) Mereka takjub dan tercengang dan berkata: “Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”
Hampir setiap hari muncul pemberitaan di media nasional dan media sosial yang menulis “negara sedang tidak baik-baik saja!“, “demokrasi sedang tidak baik-baik saja!“, “gereja sedang tidak baik-baik saja!”, “rumah tangga Kristen sedang tidak baik-baik saja!“, “hamba-hamba Tuhan sedang tidak baik-baik saja!
Yahhhh… “semua dan apa pun sedang tidak baik-baik saja!“.
Kalau pun ada yang berkata: “Oh semua baik-baik saja!” Maka yang berkata pun sedang tidak baik-baik saja!.
Apakah itu bahasa anti sosial dan pesimistik? Jawabnya tidak! Ini adalah fakta!
Maka pertanyaan, “apakah ukuran dari baik-baik saja?” Apakah jika semua kebutuhan tercukupi? Jika kesalehan agama di jalankan dengan ketat?
Apakan pemerintah dapat membuat segala-galanya baik?
Apakah pendeta bisa membuat segala-galanya baik?
Kalaupun dapat hal itu hanya secuil dari arti yang sebenarnya. Satu-satunya yang dapat menjadikan segala-galanya baik hanyalah Tuhan Yesus!
Maka berharaplah pada Tuhan Yesus sumber satu-satunya yang mampu membuat segala-galanya menjadi baik!
Salam Injili
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia


Leave a Reply