Berapa Persen Laporan Keuangan PI Misi di Gereja?

<

“Karena itu pergilah , jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,” Matius 28:19 

Pekabaran Injil adalah hakikat gereja. Jika gereja tidak lagi beritakan Injil gereja sudah selesai (Konferensi Pekabaran Injil 2018, Berastagi). Maka, setiap gereja haruslah bergerak keluar memberitakan Injil.

Dan dari sisi inilah keuangan gereja akan dipakai untuk kegiatan atau program misi dan penginjilan.

Jika ingin tahu, apakah suatu gereja masih ada, perhatikanlah laporan keuangan kas gereja? Dan simaklah berapa persen keuangan gereja dipakai untuk kegiatan misi dan pekabaran Injil? 60%, 50%, 30% atau 10% dari total keuangan yang dimiliki gereja, dan kegiatan itu rutin?

Nah, jika laporan keuangan gereja sama sekali tidak menunjukkan adanya kegiatan pekabaran Injil, maka dapat dipastikan gereja tersebut tidak menjalankan tugas dan panggilannya sebagai gereja yang misioner, beritakan Injil.

Ada Tritugas gereja Koinonia, Diakonia dan Marturia. Tritugas gereja ini dikerjakan secara serentak dan bersamaan.

Dan berapa besarkah kegiatan keuangan gereja di Tritugas gereja? Koinonia 40%, Diakonia 30% dan Marturia (pekabaran Injil dan misi) 30%? Apa laporan keuangan gereja seperti itu? Ataukah untuk Marturia 50% Hanya tiap-tiap gereja yang dapat menjawabnya.

Ada anggapan, bahwa memberitakan Injil, dengan bergerak ke luar, ke wilayah-wilayah pedalaman atau desa terpencil biaya perorang besar. Biaya transportasi, akomodasi dan lain-lain.

Ataukah mengutus seorang utusan Injil ke suatu wilayah dan menetap? Itupun biaya besar.

Kalau masalah biaya penginjilan besar, apakah gereja-gereja yang jemaat besar makin gencar mengutus dirinya beritakan Injil ke wilayah-wilayah tertentu sesuai bidang PI misi di gereja?.

Harusnya ya!

Namun, jika kondisi ini dianggap berat, karena urus keuangan untuk kebutuhan operasional saja belum tercukupi bagaimana juga harus keluarkan uang untuk penginjilan?

READ  Kristen Daun Tak Ada Buah

Penginjilan cukup dengan kesaksian hidup, sekarang sudah bisa gunakan media sosial, buat apa berlelah-lelah pergi dan keluarkan uang gereja?

Mungkin inilah artinya gereja yang tidak beritakan Injil gereja sudah selesai. Mau tahu suatu geraja hidup atau mati, dapat dilihat laporan keuangan pekabaran Injil dan misinya yang dibuat.

Salam Injili

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*