Rekomendasi Pekabaran Injil 2021 Bagian 1

<

TEMA API INJIL TERUS MENYALA

17-19 Nopember 2021

Di Kotaraja, Jayapura, Papua.

No.1. Mendorong Gereja-Lembaga Untuk Mengambil Inisiatif Dalam Wadah Dialog Lintas Denominasi

(Ditandatangani: PGLII; PGI; PGGP; Sekretaris KomHAK KWI; GIDI; GKII; PGGS; FKUB Prov Papua; LAI; MAF; PGPI; JDN)

 

Rekomendasi Dan Aksi Bersama

Dengan semangat kesatuan dan kebersamaan sebagai bagian yang utuh dari persekutuan tubuh Kristus, maka Konferensi Pekabaran Injil 2021 merekomendasikan:

  1. Mendorong gereja untuk mengambil inisiatif dalam wadah dialog lintas denominasi di mana berbagai kisah di ladang pekabaran Injil dapat saling memotivasi dan memperkaya satu sama lainnya. Selain itu, berbagai tantangan dan friksi dapat digumuli dan diatasi bersama-sama di dalam kasih dan semangat persaudaraan sambil mengingat bahwa Allah adalah kasih (bdk.1 Yoh 4:7-12) dan kita adalah saksi-saksi-Nya untuk membawa damai sejahtera di bumi dan segala isinya. Pembiaran terhadap friksi-friksi yang terdapat dalam pelayanan dapat menciderai tugas pekabaran Injil tersebut”

Tanda Tangan: PGLII; PGI; FKUB Papua; Sekr KomHAK KWI; PGGP; LAI; Presiden GIDI; Ketua Umum GKII; PGGS; PGPI; MAF; JDN

Dengan Rekomendasi dan Aksi Bersama dari Konferensi Pekabaran Injil 2021 di Provinsi Papua, sangat perlu disosialisasi dan digaungkan hingga ke tingkat jemaat baik di desa maupun kota.

Pimpinan yang telah menandatangi Rekomendasi dan Aksi Bersama, sangat didorong untuk melakukan dialog lintas denominasi yang aktif.

Dialog untuk duduk bersama, berpikir dan berdoa atas isu-isu di seputar gereja-lembaga, masyarakat, tetapi ditindak lanjut dalam bentuk aksi bersama.

Hal seperti ini akan mengurangi friksi-friksi yang kerap terjadi, karena hampir dapat dikatakan minim dialog. Tujuannya agar Api Injil Terus Menyala dan pekabaran Injil terus berkemajuan.

READ  Berapa Persen Laporan Keuangan PI Misi di Gereja?

Salam Injili

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*