(Foto: Unsplash/Georgia de Lotz)
Gunakan kebijaksanaan
Mungkin tidak ada salahnya mengajukan pertanyaan di media sosial. Jawaban atau nasehat yang kita dapatkan kembali itulah yang harus kita waspadai. Luangkan waktu untuk memikirkannya. Apakah saran itu benar? Apakah itu dapat diandalkan?
Dan yang terpenting – apakah itu saleh? Apakah kita sedang dituntun kepada Kristus atau menjauh dari-Nya?
Sama pentingnya adalah mempertimbangkan apa yang kita katakan secara online sebagai tanggapan terhadap orang lain. Jangan hanya menjadi apa yang orang sebut sebagai keyboard warrior. Pilih untuk memberikan dorongan yang saleh dan nasihat alkitabiah. Bangunlah orang daripada meruntuhkannya.
Kita dapat mengarahkan mereka ke orang yang tepat untuk mendapatkan nasihat yang saleh jika kita tidak dalam posisi untuk berbagi informasi tentang isu-isu tertentu. Kita tidak harus mengetahui semuanya. Mengakui apa yang telah kita lakukan salah dan meminta maaf ketika kita harus melakukannya.
“Hikmat orang bijaksana adalah memikirkan jalan-jalannya…” (Amsal pasal 14, ayat 8).
Berhenti. Luangkan waktu untuk berpikir. Gunakan kebijaksanaan.
[CT – Mussita Ng]


Leave a Reply