KSSK Berikan Jaminan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

 

Ilustrasi. Ekonomi membaik. Terlihat dari nilai tukar rupiah masih sebatas normal, depresiasinya tidak sedalam negara lainnya, seperti Malaysia, Thailand, dan India. ANTARA FOTO/ Muhammad Adimaja

Kisaran 2–4 Persen

Berkaitan dengan inflasi, Perry Warjiyo masih optimistis, inflasi hingga akhir tahun akan tetap berada di kisaran 2 persen–4 persen. “Jadi, terkait tekanan harga pangan ataupun energi, BI tidak akan merespons dampak pertamanya. Yang kami respons adalah dampak rambatannya bila inflasi berdampak secara fundamental, yang indikatornya inflasi inti,” ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Bila mengacu ke laporan Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pada Maret 2022 tercatat sebesar 0,66 persen. Artinya, inflasi tahun kalender Maret 2022 terhadap Desember 2021 sebesar 1,2 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) Maret 2022 terhadap Maret 2021 sebesar 2,64 persen.

Sedangkan inflasi inti pada Maret 2022 sebesar 0,30 persen, sehingga inflasi inti tahun kalender 2022 sebesar 1,03 persen dan secara tahun ke tahun 2,37 persen. Sementara itu, Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang juga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tetap kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat pertikaian Rusia vs Ukraina.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan berada di kisaran 4,5 persen 5,2 persen dengan titik tengah 5 persen. Demikian pula nilai tukar rupiah masih sebatas normal, depresiasinya tidak sedalam negara lainnya, seperti Malaysia, Thailand, dan India.

Meskipun kondisi perekonomian di tataran global lagi memanas, Sri Mulyani memastikan, kondisi stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal pertama tahun ini berada dalam kondisi normal di tengah tekanan eksternal yang meningkat akibat perang Rusia dan Ukraina.

“Meski demikian, KSSK memastikan akan tetap mewaspadai potensi gejolak eksternal.  Stabilitas sistem keuangan Indonesia dalam kondisi normal di tengah tekanan eksternal yang meningkat akibat perang di Ukraina,” ujar Menteri Keuangan, sekaligus Ketua KSSK Sri Mulyani Indrawati.

READ  Laporkan Jalan Rusak via Aplikasi Jalan Kita & LAPOR

Sri Mulyani menilai, pemulihan ekonomi yang terjaga ditopang kian membaiknya penanganan Covid-19 yang diikuti dengan pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap kuat didukung oleh kegiatan konsumsi masyarakat, kegiatan investasi, serta dukungan belanja pemerintah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*