Sumber Foto: Kemendikbudristek
“Inisiatif ini memungkinkan seluruh siswa di Indonesia memperoleh pendidikan berkualitas yang dikembangkan dari kreativitas dan ide-ide inovatif guru. Oleh karena itu, teknologi tidak akan menggantikan peran guru sebagai mentor bagi anak-anak, dimana guru akan selalu berdiri di garis terdepan untuk menentukan masa depan pendidikan, harapan dan impian anak-anak kita,” papar Iwan, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbudristek di Jakarta, Kamis (17/3/2022).
Delegasi India dan Italia sepakat dengan agenda prioritas kedua yang diusung Indonesia ini. Sejalan dengan itu, delegasi dari Britania Raya juga setuju bahwa teknologi digital memiliki peran penting dalam sektor pendidikan. Hal tersebut disampaikan oleh Nikita Pantal, International Partnerships Team Leader, Department for Education dari Britania Raya.
“Saat ini, Britania Raya melihat bahwa keterampilan digital merupakan hal yang penting dalam mendukung perekonomian yang sukses. Dengan melakukan investasi pada edukasi digital, kita dapat membangun program yang beragam untuk masa depan,” ucap Nikita.
Menanggapi pernyataan para delegasi, Iwan menutup pertemuan dengan menyampaikan, “Kami percaya bahwa pemanfaatan teknologi yang strategis dan tepat dalam pendidikan, akan mendukung upaya kita untuk membangun kembali pendidikan, mendorong pembelajaran berkualitas untuk semua anak-anak kita,” ungkapnya.
[indonesia.go.id]


Leave a Reply