
Ketiga pemimpin Gereja melanjutkan dengan menyerukan perubahan mendasar dalam perilaku yang tidak hanya memikirkan keuntungan langsung tetapi juga “manfaat masa depan”.
“Sekarang, pada saat ini, kita memiliki kesempatan untuk bertobat, berbalik dalam tekad, menuju ke arah yang berlawanan,” tulis mereka.
Mereka melanjutkan, “Besok bisa lebih buruk. Anak-anak dan remaja hari ini akan menghadapi konsekuensi bencana kecuali kita mengambil tanggung jawab sekarang, sebagai ‘rekan sekerja dengan Tuhan’ (Kej 2.4-7), untuk menopang dunia kita.”
Surat itu menyimpulkan, “Ini adalah saat yang kritis. Masa depan anak-anak kita dan masa depan rumah kita bersama bergantung padanya.”
[CT]


Leave a Reply