Pemerintahan Jokowi Merintis Pembangunan Ibu Kota Negara Baru

/script>

Pusat Pertumbuhan Baru

Pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mencapai visi Indonesia Maju 2045. Percepatan pemerataan kue ekonomi diharapkan tumbuh dari IKN Nusantara tersebut.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rudy S Prawiradinata mengatakan, untuk mencapai peringkat kelima dunia pada 2045, diperlukan upaya keras, salah satunya pemindahan ibu kota negara untuk menciptakan pusat perekonomian yang baru.

Bappenas mengakui dalam 30 sampai 40 tahun terakhir, kontribusi pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung berpusat pada Sumatra dan Jawa dengan nilai mencapai 80 sampai 85 persen. Meski ada sejumlah upaya dari pemerintah, tapi pertumbuhan ekonomi masih beredar banyak di Jawa dan Sumatra.

Pembangunan IKN Nusantara tidak hanya menggerakkan Kalimantan Timur saja, melainkan seluruh provinsi di Kalimantan dapat “kecipratan” berkah.

Koridor sudah dibangun mulai dari tol Balikpapan-Samarinda, revitalisasi bandara Samarinda dan Balikpapan, serta pengembangan jalan trans Kalimantan menghubungkan Kalbar-Kalteng-Kalsel hingga ke IKN. Pelabuhan di Balikpapan juga tengah diperluas kapasitasnya.

Masyarakat di Sulawesi pun antusias menyambut potensi ekonomi dari pengembangan ibu kota negara baru itu.  Satu hal, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengingatkan, pembangunan IKN Nusantara dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Indonesia, bukan untuk kepentingan kelompok atau golongan tertentu.

Mantan Panglima TNI itu menegaskan, pemerintah terbuka dalam menyerap seluruh aspirasi terkait perencanaan maupun pembangunan IKN.

[indonesia.go.id]

READ  Sediakan Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*