Terus Waspada
Fakta bahwa situasi pandemi telah terkendali, yang ditunjukkan oleh kondisi imunitas penduduk serta melandainya angka kasus Covid-19, tentunya mendorong pemerintah lebih pede melakukan relaksasi. Namun, Menteri Kordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mewanti-wanti agar masyarakat terus waspada.
‘’Pandemi ini belum selesai,’’ ujar Menko Airlangga, yang bersama Menkes memberi keterangan pers seusai ratas tentang PPKM di Istana Kepresidenan. Menko Airlangga mewaspadai serangan Covid-19 (dari varian Omicron), yang masih menujukkan grafik meningkat di Shanghai, Tiongkok, meski kasus hariannya masih di level 3.000-an. Di Korea Selatan meski trennya menurun, kasus hariannya masih di atas 100.000. Secara global juga masih ada 15–20 juta pasien Covid-19 dari berbagai belahan dunia.
Dari klaster-klaster pasien Covid-19 itulah varian baru Covid-19 bermunculan. Dari varian Omicron BA.1, yang kali pertama dilaporkan 24 November 2021, dalam empat bulan muncul mutan baru serta rekombinannya seperti BA.1.1, BA.2, BA.3, Omicron XD, Omicron XE, dan Omicron XF. Lantas dari subvarian BA.2 di Amerika Serikat lahir BA.2.1, BA.2.11, dan seterusnya.
Maka, Menko Airlangga Hartarto pun mengimbau agar masyarakat menahan diri untuk tak melancong keluar negeri dulu. ‘’Kondisinya berbeda-beda satu dengan negara yang lain,’’ katanya. Untuk tak mengambil risiko, kata Airlangga, lebih baik tidak melakukan perjalanan keluar negeri dulu hingga situasi global lebih aman.
Menko Airlangga menyerukan agar masyarakat merayakan acara mudik lebaran dengan bijaksana. ‘’Tetap menjaga protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan tetap menjaga jarak satu sama lain,’’ ujarnya. Ia juga berpesan, agar dalam acara halal bil halal lebaran, acara makan-makan bersama dihindarkan.
Makan-makan bersama itu bisa berarti secara serentak melepas masker. Dalam situasi pandemi, silaturahmi tentu masih bisa terjalin hangat dan karib meski tanpa melepas masker. Lebih aman untuk semua pihak.
[indonesia.go.id]


Leave a Reply